SILABUS
NAMA SEKOLAH :
SMK NEGERI 1 KEFAMENANU
MATA PELAJARAN :
PEMASANGAN PERANCAH KAYU
KELAS/ SEMESTER :
XI/4
STANDAR KOMPETENSI :
MEMASANG PERANCAH KAYU
KOMPETENSI KEAHLIAN :
TEKNIK KONSTRUKSI KAYU
KODE KOMPETENSI :
002.KK10
DURASI PEMBELAJARAN :
90 Jam (5 x 16 pertemuan)
KOMPETENSI
DASAR
|
INDIKATOR
|
MATERI
POKOK PEMBELAJARAN
|
KEGIATAN
PEMBELAJARAN
|
PENILAIAN
|
ALOKASI
WAKTU
|
SUMBER
BELAJAR
|
||
TM*
|
PS
|
PI
|
||||||
10.1. Menjelaskan prosedur pemasangan perancah
kayu
|
· Persyaratan
pemasangan perancah diidentifikasi
· Teknis
pelaksanaan pekerjaan perancah berdasarkan gambar kerja, spesifikasi, dan
kebutuhan diketahui
· Penentuan
lokasi dan hitungan kebutuhan bahan diuraikan
· Sistim perancah ditentukan sesuai gambar
pekerjaan beton
|
·
Pemasangan perancah kayu
|
· Mengidentifikasi spesifikasi pekerjaan
perancah, bahan, peralatan yang dibutuhkan
· Menjelaskan teknis pelaksanaan pekerjaan
perancah berdasarkan gambar kerja, spesifikasi dan kebutuhan
·
Menjelaskan penentuan lokasi
dan perhitungan kebutuhan material
·
Memilih sistim perancah yang
digunakan
|
Observasi
Test
lisan
Test
tertulis
|
10
|
-
|
--
|
Modul
perancah kayu
|
10.2.Melaksanakan
pekerjaan persiapan pemasangan
perancah kayu
|
· material, dan
kuantitas kebutuhan perancah ditentukan sesuai dengan spesifikasi
·
Peralatan keamanan,keselamatan diri dipilih dan digunakan dengan benar
· alat-alat
pertukangan dipilih dan digunakan dengan benar
· Dicek
kehandalan peralatan yang digunakan
· Kunci/titik acuan/garis ditempatkan sesuai
dengan gambar kerja/shop drawing
|
·
Spesifikasi pekerjaan perancah
·
Jenis material dan kebutuhan material
·
Peralatan yang digunakan
|
·
Memilih material sesuai dengan
spesifikasi teknik
·
Memilih perlengkapan pribadi
dan peralatan kerja
·
Menggunakan perlengkapan
pribadi dan peralatan kerja dengan baik
·
Meletakan kunci titik
acuan/garis secara teliti dan akurat
·
Mengetahui jenis-jenis material
dalam pekerjaan perancah
|
Observasi
Test
lisan
Test
tertulis
Praktek
|
10
|
20
|
-
|
Modul
perancah kayu
|
10.3.
Membuat bagian-bagian komponen perancah kayu
|
·Membuat
Bagian-bagian perancah dibuat sesuai gambar kerja/shop drawing
· Membuat komponen-komponen penguat perancah dibuat
sesuai dengan gambar konstruksi beton bertulang
|
Komponen-komponen
perancah kayu
|
· Menentukan bagian-bagian perancah sesuai dengan gambar kerja
· Membuat komponen penguat perancah
|
Observasi
Test
lisan
Test
tertulis
Praktek
|
10
|
20
|
-
|
Modul perancah
kayu
|
10.4.
Memasang bagian-bagian komponen
perancah kayu
|
· Perancah untuk
menopang bekisting didirikan sesuai dengan jumlah yang disyaratkan pada
lokasi yang telah ditentukan sesuai dengan gambar kerja/shop drawing
· Brancing
perancah dipasang sesuai dengan kebutuhan dan spesifikasi untuk menjamin
kekakuan dan stabilitas bekisting
· Perancah
dipotong sesuai dengan ketinggian yang dibutuhkan dengan toleransi ± 2
mm
|
Medirikan
perancah kayu
|
· Mendirikan perancah untuk menopang bekisting
sesuai dengan jumlah yang disyaratkan dan pada lokasi yang telah ditentukan
· Memasang brancing perancah sesuai kebutuhan
dan spesifikasi untuk menjamin kekakuan dan stabilitas bekisting
· Memotong perancah sesuai dengan kebutuhan
tinggi, dengan toleransi kesalahan ± 2 mm
|
Observasi
Test
lisan
Test
tertulis
Praktek
|
10
|
20
|
-
|
Modul
perancah kayu
|
SILABUS
NAMA SEKOLAH :
SMK NEGERI 1 KEFAMENANU
MATA PELAJARAN :
PEMASANGAN BEKISTING KAYU
KELAS/ SEMESTER :
XI/4
STANDAR KOMPETENSI :
MEMASANG BEKISTING KAYU
KOMPETENSI KEAHLIAN :
TEKNIK KONSTRUKSI KAYU
KODE KOMPETENSI :
002.KK11
DURASI PEMBELAJARAN :
90 Jam pelajaran (5 x 16 pertemuan)
KOMPETENSI
DASAR
|
INDIKATOR
|
MATERI
POKOK PEMBELAJARAN
|
KEGIATAN
PEMBELAJARAN
|
PENILAIAN
|
ALOKASI
WAKTU
|
SUMBER
BELAJAR
|
||
TM
|
PS
|
PI
|
||||||
11.1.
Menjelaskan Prosedur pemasangan bekisting kayu untuk kolom, balok dan pelat
lantai
|
·
Identifikasi persyaratan pemasangan bekisting kolom, balok dan pelat
lantai
·
Teknis pelaksanaan pekerjaan bekisting kolom, balok, pelat lantai
diketahui berdasarkan gambar kerja, spesifikasi, dan kebutuhan
·
Penentuan lokasi dan hitungan
kebutuhan bahan bekisting kolom, balok, pelat lantai diuraikan
· l okasi
pemasangan bekisting kolom, balok, pelat lantai ditentukan dan
dihitung kebutuhan bahan
·
Sistim pemasangan bekisting
kolom, balok, plat lantai diketahui sesuai gambar pekerjaan beton
|
·
Pemasangan bekisting
|
· Mengidentifikasi spesifikasi pekerjaan
bekisting, bahan, peralatan yang dibutuhkan pada bekisting kolom, balok, dan
plat lantai
· Menjelaskan teknis pelaksanaan pekerjaan
bekisting kolom, balok, pelat lantai berdasarkan gambar kerja, spesifikasi
dan kebutuhan
· Menjelaskan penentuan lokasi dan perhitungan
kebutuhan material
· Memilih sistim bekisting yang digunakan pada
kolom, balok dan pelat lantai
|
Observasi
Test
lisan
Test
tertulis
|
10
|
Modul
perancah kayu
|
||
11.2.
Melaksanakan pekerjaan persiapan pemasangan bekisting untuk kolom, balok, dan
pelat lantai
|
·
Material, dan kuantitas
kebutuhan bekisting kolom,
balok, plat lantai ditentukan sesuai dengan spesifikasi
·
Peralatan keamanan,keselamatan diri dipilih dan digunakan dengan benar
·
Alat-alat pertukangan dipilih dan digunakan dengan benar
·
Dicek kehandalan peralatan yang digunakan
|
·
Spesifikasi pekerjaan bekisting
·
Jenis material dan kebutuhan material
·
Peralatan yang digunakan
|
· Menyiapkan kebutuhan material beksiting
kolom, balok plat lantai sesuai dengan kebutuhan dan spesifikasi konstruksi
begisting
· Memilih perlengkapan pribadi dan peralatan
kerja
· Menggunakan perlengkapan pribadi dan
peralatan kerja dengan baik
· Meletakan kunci titik acuan/garis secara
teliti dan akurat
· Mengetahui jenis-jenis material dalam
pekerjaan bekisting kolom, balok, plat lantai
|
Observasi
Test
lisan
Test
tertulis
Praktek
|
10
|
20
|
Modul
perancah kayu
|
|
11.3. Membuat
bagian-bagian komponen bekisting kayu untuk kolom, balok, dan pelat lantai
|
· Bagian-bagian
bekisting kolom, balok, plat lantai dibuat sesuai gambar kerja/shop drawing
·
Komponen-komponen penguat bekisting kolom, balok, plat lantai dibuat
sesuai dengan gambar konstruksi beton bertulang
|
Pemasangan begesting kolom, balok, plat lantai
|
Observasi
Test
lisan
Test
tertulis
Praktek
|
10
|
20
|
Modul
perancah kayu
|
||
11.4. Memasang
bagian-bangian komponen bekisting kayu untuk kolom, balok dan pelat lantai
|
·
Bekisting kolom pada tempat dan elevasi yang telah ditentukan
didirikan/dipasang sesuai dengan gambar kerja/shop drawing
·
Ketegakan bekisting kolom diatur dengan menggunakan peralatan dengan
benar
·
Perkuatan diagonal dipasang agar bekisting kolom tidak bergeser atau
mengalami perbuahan bentuk pada saat pengecoran
·
Papan penutup bekisting dipotong dan dipasang diatas perancah sesuai
dengan bentuk balok/plat lantai.
·
Perkuatan-perkuatan beksting balok/plat dipasang untuk menjamin
bekisting tidak mengalamai perubahan bentuk akibat tekanan coran beton.
|
Memasang bekisting
|
· Mengerjakan/mendirikan
bekisting kolom pada tempat dan elevasi yang telah ditentukan sesuai dengan
gambar kerja
· Memasang
perkuatan diagonal dan mengukur kevertikalan menggunakan unting-unting
· Mengerjakan/memotong
papan-papan penutup bekisitng balok/plat lantai
· Memasang papan-papan penutup diatas perancah
sesuai dengan ukuran bentuk balok/plat
· Memasang perkuatan dan kelengkapan bekisting
dengan cermat dan akurat, agar tidak terjadi perubahan bentuk dan ukuran pada
saat pengecoran
|
Observasi
Test
lisan
Test
tertulis
Praktek
|
10
|
20
|
Buku
PBI 71
Buku
Praktek Batu dan Beton
|
|
(R P P)
|
Nama Sekolah : SMK NEGERI 5 KUPANG
Mata Pelajaran : PRODUKTIF
Kelas/Semester : XI TKK / 1
Jumlah Pertemuan : 3-5
Standar Kompetensi : 002 SKK 10.
MEMASANG BEKISTING KAYU
Kompetensi Dasar : Melaksanakan pekerjaan persiapan pemasangan bekisting untuk kolom,
balok, dan pelat lantai
Indikator :
·
Material, dan kuantitas kebutuhan
bekisting kolom, balok, plat lantai ditentukan sesuai dengan spesifikasi
·
Peralatan keamanan dan
keselamatan diri dipilih, dan dipakai dengan benar.
·
Peralatan pertukangan dipilih
dan dipakai secara benar dan dicek kemampuannya.
·
Dicek kehandalan peralatan yang
digunakan
Nilai PBKB :
1. Rasa Ingin tahu
2. Komunikatif
I.
Tujuan Pembelajaran :
Setelah menjalani proses pembelajaran peserta didik
dapat :
a)
Menentukan material, dan
kuantitas kebutuhan bekisting
sesuai dengan spesifikasi.
b)
Peralatan keamanan,keselamatan diri dipilih dan digunakan
dengan benar
c)
Alat -alat pertukangan dipilih dan digunakan dengan benar
d)
Mengecek kehandalan
peralatan yang digunakan
II.
Materi Ajar :
Materi ajar
terdiri dari :
a. Material , dan kuantitas
kebutuhan bekisting ditentukan
sesuai dengan spesifikasi.
b. penggunaan Peralatan keamanan,keselamatan diri dipilih dan digunakan
dengan benar
c. Penggunaan alat-alat
pertukangan dipilih dan digunakan dengan benar
d. Mengecek kehandalan peralatan
yang digunakan
III.
Metode Pembelajaran :
Metode yang
digunakan :
Ceramah ,
tanya jawab,
penugasan
IV.
Langkah-langkah Pembelajaran :
PERTEMUAN PERTAMA :
A.
KEGIATAN AWAL : ( 10 menit )
·
Mengabsen siswa
·
Guru menginformaskan topik “ pekerjaan bekisting “.
·
Guru menjelaskan tujuan
pembelajaran bekisting
·
Guru menunjukan gambar bekisting kepada siswa
·
Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok untuk menyelesaikan
tugas
·
Guru membagikan LKS kepada siswa
B. Kegiatan Inti : ( 80 menit )
Ekslorasi
a.
Guru menjelaskan diskripsi Kompetensi Dasar
b.
Guru menjelaskan tujuan pembelajaran
c.
Guru menjelaskan relevansi materi pembelajaran
Elaborasi
a.
Siswa membaca buku materi
d.
Guru menjelaskan perancah serta bahan, peralatan dan perlengkapan yang dibutuhkan
e.
Guru menjelaskan perencanaan sistem perancah untuk kebutuhan pekerjaan konstruksi
f.
Guru menjelaskan spesifikasi pekerjaan perancah termasuk
lokasi dan kebutuhan konstruksinya
g.
Siswa mampu menentukan sistem perancah sesuai kebutuhan pekerjaan
h.
Siswa mengidentifikasi kebutuhan material sistem perancah
i.
Siswa mengetahui macam-macam material untuk kebutuhan sistem perancah
j.
Mengetahui alat-alat pengaman
k.
Memilih perlengkapan pelindung pribadi dan peralatan kerja
Konfirmasi
a)
Siswa mengumpulkan hasil pengamatan perorangan untuk dinilai guru.
b)
Memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya bagian mana
yang belum dipahami atau dimengerti dari materi .
c)
Guru membantu menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan
presentase.
C.
KEGIATAN AKHIR :
Ø Kesimpulan
materi pelajaran siswa dipandu oleh guru.
Ø Guru memberi
tugas rumah bagi siswa
Ø Guru memberi
informasi tentang materi belajar minggu depan.
Ø Salam penutup
V.
Alat/Bahan/Sumber Belajar :
Alat
: LCD, papan tulis.
Bahan : LKS , Modul
Sumber belajar : Modul.
VI. Penilaian :
1. Rancangan Penilaian
Kompetensi Dasar /
Indikator
|
Metode Penilaian
|
|||||
Obser-vasi
|
Tes tulis
|
Bermain Peran
|
Wawan-cara
|
Demon-strasi
|
Lain-lain
|
|
10.2.1. Menentukan material, dan
kuantitas kebutuhan perancah ditentukan sesuai dengan
spesifikasi.
|
V
|
|||||
10.1.2. Memilih dan menggunakan Peralatan keamanan, keselamatan diri
dipilih dan digunakan dengan benar
|
V
|
|||||
10.2.3. Memilih dan menggunakan
alat-alat pertukangan dipilih dan digunakan dengan benar
|
V
|
|||||
10.2.4. Dicek kehandalan peralatan yang digunakan
|
V
|
|||||
10.2.5. menempatkan
Kunci/titik acuan/garis ditempatkan sesuai dengan gambar kerja/shop
drawing
|
V
|
|||||
2. Rambu-rambu Penilaian
Instrumen penilaian
yang perlu disiapkan
meliputi :
a. Tes Tulis / Lisan.
b. Tugas-tugas
KISI-KISI
DAN BUTIR SOAL TEORI
no
|
Kompetensi dasar
|
Indikator
|
Materi
|
Indikator soal
|
Soal
|
|
10.2.Melaksanakan pekerjaan persiapan pemasangan perancah kayu
|
10.2.1.
Menentukan material, dan kuantitas kebutuhan
perancah ditentukan sesuai dengan spesifikasi.
|
1.
|
2.
|
|||
10.1.2. Memilih
dan menggunakan Peralatan keamanan, keselamatan diri dipilih dan digunakan
dengan benar
|
3.
|
4.
|
||||
10.2.3. Memilih dan menggunakan
alat-alat pertukangan dipilih dan digunakan dengan benar
|
||||||
10.2.4. Dicek kehandalan peralatan yang digunakan
|
1.
|
2.
|
||||
10.2.5. menempatkan Kunci/titik acuan/garis ditempatkan sesuai dengan
gambar kerja/shop drawing
|
3.
|
4.
|
||||
Kupang, agustus 2013
Calon guru
Maximus Ratrigis
Nim. 1001111021
MENYETUJUI
Dosen Pembimbing Guru Pamong
Daniel Lay Moy S.Pd M.Eng Dra. Maria W. Lauata
NIP. 19620303 200604 1 00 2 NIP. 19680111 199702 2 002
Kepala SMK Negeri 5 Kupang
Thofilus Wabang , S.sos
NIP. 19541028 197603 1 008
|
||
DINAS PENDIDIKAN PEMUDA
DAN OLAHRAGA
|
||
`SMK NEGERI 5 KUPANG
|
||
Jalan Nanga Jamal
Naikoten 1 Kupang Telp / Fax .0380 -
824257
|
||
(R P P)
|
NO. 003 SKK 10.1
Mata Pelajaran : 003 SKK 1 MEMASANG PERANCAH KAYU
Kelas/Semester : XI TKK / 1
Kompetensi Dasar : 10.2.Melaksanakan
pekerjaan persiapan pemasangan perancah
kayu
Guru mata pelajaran : Dra.
Maria W. Lauata
Nip : 19680111 199702 2 002
LEMBAR KERJA SISWA
Standar Kompetensi : MEMASANG PERANCAH KAYU
Kompetensi Dasar :10.2.Melaksanakan
pekerjaan persiapan pemasangan perancah
kayu
Indikator :
HARI / TANGGAL : Rabu , 24 Juli
2013.
Kelas / smtr : XI TKBB / 1.
Tugas :
Terima Kasih
rencana PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(R P P)
|
Nama Sekolah :
SMK NEGERI 5
KUPANG
Mata Pelajaran : PRODUKTIF
Kelas/Semester : XI TKK / 1
Jumlah Pertemuan : 3-5
Standar Kompetensi : 002 SKK 10.
MEMASANG BEKISTING KAYU
Kompetensi Dasar : Melaksanakan
pekerjaan persiapan pemasangan bekisting untuk kolom, balok, dan pelat lantai
Indikator :
a.
Bagian-bagian bekisting kolom,
balok, plat lantai dibuat sesuai gambar kerja/shop drawing
b.
Komponen-komponen penguat
bekisting kolom, balok, plat lantai dibuat sesuai dengan gambar konstruksi
beton bertulang
Nilai PBKB :
1. Rasa Ingin tahu
2. Komunikatif
I.
Tujuan Pembelajaran :
Setelah menjalani proses pembelajaran peserta didik
dapat :
a.
Siswa dapat membuat bagian – bagian bekisting kolom, balok, plat lantai
b.
Siswa dapat membuat sambungan pada bekisting/
Komponen-komponen penguat bekisting kolom, balok, plat lantai
II.
Materi Ajar :
Materi ajar
terdiri dari :
a.
Membuat Bagian-bagian
bekisting kolom, balok, plat lantai
c.
Membuat sambungan pada
bekisting / Komponen - komponen penguat bekisting kolom, balok, plat
lantai
III.
Metode Pembelajaran :
Metode yang
digunakan :
Ceramah ,
Hasil pekerjaan
IV.
Langkah-langkah Pembelajaran :
1. Kegiatan
awal
a. Membersihkan ruangan
b. Berdoa
c. Absensi kelas
2.
Kegiatan inti
a. Ekslorasi
Guru menjelaskan diskripsi Kompetensi Dasar
Guru menjelaskan tujuan pembelajaran
Guru menjelaskan relevansi materi pembelajaran
b. Elaborasi
1)
Siswa mendiskripsikan Bagian-bagian bekisting kolom, balok, plat lantai
2)
Siswa mendiskripsikan sambungan pada
bekisting / Komponen - komponen penguat bekisting kolom, balok, plat
lantai
3)
Siswa mempraktikan
bagian-bagian bekisting kolom,
balok, plat lantai
4)
Siswa mempraktikan sambungan
pada bekisting / Komponen -
komponen penguat bekisting kolom, balok, plat lantai
c. Konfirmasi
Melakukan refleksi bersama terhadap pembelajaran
yang dilakukan
Memberi kesempatan siswa untuk bertanya
3.
Penutup
Menyimpulkan materi pembelajaran
Umpan balik dan evaluasi
Membersihkan kembali tempat kerja
Salam penutup
V.
Alat/Bahan/Sumber Belajar :
Alat
: LCD, papan tulis.
Bahan : LKS , Modul
Sumber belajar : Modul.
VI. Penilaian :
1. Rancangan Penilaian
Kompetensi Dasar /
Indikator
|
Metode Penilaian
|
|||||
Obser-vasi
|
Tes tulis
|
Bermain Peran
|
Wawan-cara
|
Demon-strasi
|
Lain-lain
|
|
10.2.1. Menentukan material, dan
kuantitas kebutuhan perancah ditentukan sesuai dengan
spesifikasi.
|
V
|
|||||
10.1.2. Memilih dan menggunakan Peralatan keamanan, keselamatan diri
dipilih dan digunakan dengan benar
|
V
|
|||||
10.2.3. Memilih dan menggunakan
alat-alat pertukangan dipilih dan digunakan dengan benar
|
V
|
|||||
10.2.4. Dicek kehandalan peralatan yang digunakan
|
V
|
|||||
10.2.5. menempatkan
Kunci/titik acuan/garis ditempatkan sesuai dengan gambar kerja/shop
drawing
|
V
|
|||||
2. Rambu-rambu Penilaian
Instrumen
penilaian yang perlu
disiapkan meliputi :
a. Tes Tulis / Lisan.
b. Tugas-tugas
KISI-KISI
DAN BUTIR SOAL TEORI
no
|
Kompetensi dasar
|
Indikator
|
Materi
|
Indikator
soal
|
Soal
|
||
10.2.Melaksanakan
pekerjaan persiapan pemasangan perancah
kayu
|
10.2.1. Menentukan material, dan kuantitas kebutuhan
perancah ditentukan sesuai dengan spesifikasi.
|
1.
|
|||||
10.1.2. Memilih dan menggunakan
Peralatan keamanan, keselamatan diri dipilih dan digunakan dengan benar
|
2.
|
||||||
Kupang, agustus 2013
Calon guru
Maximus Ratrigis
Nim. 1001111021
MENYETUJU
Dosen Pembimbing Guru Pamong
Daniel Lay Moy S.Pd M.Eng Dra. Maria W. Lauata
NIP. 19620303 200604 1 00 2 NIP. 19680111 199702 2 002
Kepala SMK Negeri 5 Kupang
Thofilus Wabang , S.sos
NIP. 19541028 197603 1 008
![]()
|
||
DINAS PENDIDIKAN PEMUDA
DAN OLAHRAGA
|
||
`SMK NEGERI 5 KUPANG
|
||
Jalan Nanga Jamal
Naikoten 1 Kupang Telp / Fax .0380 -
824257
|
||
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(R P P)
|
NO. 003 SKK 10.1
Mata Pelajaran : 003 SKK 1 MEMASANG PERANCAH KAYU
Kelas/Semester : XI TKK / 1
Kompetensi Dasar : 10.2.Melaksanakan
pekerjaan persiapan pemasangan perancah
kayu
Guru mata pelajaran : Dra.
Maria W. Lauata
Nip : 19680111 199702 2 002
LEMBAR KERJA SISWA
Standar Kompetensi : MEMASANG PERANCAH KAYU
Kompetensi Dasar :10.2.Melaksanakan
pekerjaan persiapan pemasangan perancah
kayu
Indikator :
HARI / TANGGAL : Rabu , 24 Juli
2013.
Kelas / smtr : XI TKBB / 1.
Tugas :
Terima Kasih
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(R P P)
|
Nama Sekolah :
SMK NEGERI 5
KUPANG
Mata Pelajaran : PRODUKTIF
Kelas/Semester : XI TKK / 1
Jumlah Pertemuan : 3-5
Standar Kompetensi : 002 SKK 10.
MEMASANG BEKISTING KAYU
Kompetensi Dasar : Melaksanakan
pekerjaan persiapan pemasangan
bekisting untuk kolom, balok, dan pelat lantai
Indikator :
a)
Perancah didirikan untuk menopang bekisting sesuai jumlah
yang disyaratkan dan pada lokasi yang
telah ditentukan sesuai dengan shop
drawing
b)
Bracing perancah dipasang sesuai dengan kebutuhan dan
spesifikasi untuk menjamin kekakuan dan stabilitas bekisting
c)
Perancah dipotong sesuai dengan tinggi yang dibutuhkan
dengan tolerasi kesalahan ± 2 mm setiap
panjang 3 m
Nilai PBKB :
1. Rasa Ingin tahu
2. Komunikatif
I.
Tujuan Pembelajaran :
Setelah menjalani proses pembelajaran peserta didik
dapat :
a)
Siswa mampu melaksanakan tahap-tahap pekerjaan membangun bekisting
b)
Siswa mampu melaksanakan teknis pekerjaan pembangunan bekisting berdasarkan gambar kerja, dan
spesifikasi serta kebutuhan
c)
Siswa mampu mendirikan
bekisting untuk menopang
bekisting sesuai dengan shop
drawing
d) Siswa mampu memasang
bracing bekisting
e)
Siswa mampu memotong bekisting sesuai kebutuhan tinggi
II.
Materi Ajar :
Materi ajar
terdiri dari :
1)
Memahami teknis pelaksanaan pekerjaan pembangunan
perancah berdasarkan gambar, spesifikasi
dan kebutuhan
2)
Mendirikan perancah unrtuk menopang bekisting sesuai
dengan shop drawing
3)
Memasang bracing perancah sesuai kebutuhan dan
spesifikasi untuk menjamin kekakuan dan
stabilitas bekisting
4)
Memotong perancah sesuai kebutuhan tinggi dengan
toleransi kesalahan ± 2mm setiap panjang
3m
III.
Metode Pembelajaran :
Metode yang
digunakan :
Ceramah ,
tanya jawab,
penugasan
IV.
Langkah-langkah Pembelajaran :
PERTEMUAN PERTAMA :
A.
KEGIATAN AWAL : ( 10 menit )
·
Mengabsen siswa
·
Guru menginformaskan topik “ pekerjaan bekisting “.
·
Guru menjelaskan tujuan
pembelajaran bekisting
·
Guru menunjukan gambar bekisting kepada siswa
·
Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok untuk menyelesaikan
tugas
·
Guru membagikan
LKS kepada siswa
B. Kegiatan Inti : ( 80 menit )
Ekslorasi
o Guru
menginformaskan topik “ pekerjaan bekisting “.
o Guru menjelaskan
tujuan pembelajaran bekisting
o menunjukan gambar bekisting kepada siswa
o Siswa dibagi menjadi
beberapa kelompok untuk menyelesaikan tugas
o Guru membagikan LKS
kepada siswa
Elaborasi
a)
Guru menjelaskan produktifitas dan mutu hasil dalam melaksanakan tahap-tahap pekerjaan membuat perancah
b)
Siswa melaksanaan pekerjaan pembangunan perancah sesuai gambar kerja, spesifikasi
dan kebutuhan
c)
Siswa mendirikan perancah untuk menopang bekisting
d) Siswa memasang bracing perancah, untuk menjamin kekakuan dan stabilitas bekisting
e)
Siswa dapat memotong perancah sesuai toleransi tinggi
Konfirmasi
a)
Siswa mengumpulkan hasil pengamatan perorangan untuk dinilai guru.
b)
Memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya bagian mana
yang belum dipahami atau dimengerti dari materi .
c)
Guru membantu menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan
presentase.
C.
KEGIATAN AKHIR :
Ø Kesimpulan
materi pelajaran siswa dipandu oleh guru.
Ø Guru memberi
tugas rumah bagi siswa
Ø Guru memberi
informasi tentang materi belajar minggu depan.
Ø Salam penutup
D.
KEGIATAN AKHIR :
Ø Kesimpulan
materi pelajaran siswa dipandu oleh guru.
Ø Guru memberi
tugas rumah bagi siswa
Ø Guru memberi
informasi tentang materi belajar minggu depan.
Ø Salam penutup
V.
Alat/Bahan/Sumber Belajar :
Alat
: LCD, papan tulis.
Bahan : LKS , Modul
Sumber belajar : Modul.
VI. Penilaian :
1. Rancangan Penilaian
Kompetensi Dasar /
Indikator
|
Metode Penilaian
|
|||||
Obser-vasi
|
Tes tulis
|
Bermain Peran
|
Wawan-cara
|
Demon-strasi
|
Lain-lain
|
|
V
|
||||||
V
|
||||||
V
|
||||||
V
|
||||||
V
|
||||||
2. Rambu-rambu Penilaian
Instrumen
penilaian yang perlu
disiapkan meliputi :
a. Tes Tulis / Lisan.
b. Tugas-tugas
KISI-KISI
DAN BUTIR SOAL TEORI
no
|
Kompetensi dasar
|
Indikator
|
Materi
|
Indikator soal
|
Soal
|
|
1.
|
2.
|
|||||
3.
|
4.
|
|||||
Kupang, agustus 2013
Calon guru
Maximus Ratrigis
Nim. 1001111021
MENYETUJUI
Dosen Pembimbing Guru Pamong
Daniel Lay Moy S.Pd M.Eng Dra. Maria W. Lauata
NIP. 19620303 200604 1 00 2 NIP. 19680111 199702 2 002
Kepala SMK Negeri 5 Kupang
Thofilus Wabang , S.sos
NIP. 19541028 197603 1 008
|
|||||
DINAS PENDIDIKAN PEMUDA
DAN OLAHRAGA
|
|||||
`SMK NEGERI 5 KUPANG
|
|||||
Jalan Nanga Jamal
Naikoten 1 Kupang Telp / Fax .0380 -
824257
|
|||||
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(R P P)
|
NO. 003 SKK 10.1
Mata Pelajaran : 003 SKK 1 MEMASANG PERANCAH KAYU
Kelas/Semester : XI TKK / 1
Kompetensi Dasar : 10.2.Melaksanakan
pekerjaan persiapan pemasangan perancah
kayu
Guru mata pelajaran : Dra.
Maria W. Lauata
Nip : 19680111 199702 2 002
LEMBAR KERJA SISWA
Standar Kompetensi : MEMASANG PERANCAH KAYU
Kompetensi Dasar :10.2.Melaksanakan
pekerjaan persiapan pemasangan perancah
kayu
Indikator :
HARI / TANGGAL : Rabu , 24 Juli
2013.
Kelas / smtr : XI TKBB / 1.
Tugas :
Terima Kasih
BEKISTING KAYU
A.
Material , dan kuantitas kebutuhan bekisting
Material , dan kuantitas kebutuhan bekisting
Bahan yang dipakai meliputi:
1.
Papan kayu
2.
Balok kayu
3.
Kayu lapis
|
4.
Multipleks
5.
Paku
6.
Benang
|
B.
Peralatan keamanan, keselamatan diri
1. Sarung tangan kulit
Melindungi
telapak tangan dari benda tajam /runcing /gesekan/ getaran maupun aliran
listrik.
|
|
2. Sepatu (civil shoes)
Biasanya
dari kulit sol sepatu keras dapat melindungi kaki dari benda-benda
runcing/tajam, pada ujung depan sepatu terdapat plat baja yang bisa menahan
beban sampai lebih dari 1 ton.
|
|
3. Topi/helm (safety helm)
Sebagai
kenyamanan dan keamanan bila bekerja diterik matahari maupun
keamanan/pelindung kepala bila tertimpa benda dari atas kepala.
|
|
4. Masker pelindung mata/kacamata
Sebagai
pelindung mata dari benda-benda kecil agar tidak mengenai mata yang dapat
mengakibatkan kerusakan mata/kebutaan. Masker dapat berupa kacamata bening
atau kacamata hitam/gelap. Kacamata hitam/gelap berfungsi mengurangi
intensitas cahaya.
|
|
5. masker
Berfungsi
menghambat debu-debu halus agar tidak masuk ke dalam paru-paru, sehingga
resiko kerusakan saluran pernapasan dan paru-paru dapat diminimalisir.
|
|
6. Sabuk pengaman (safety belt)
Alat
untuk mengikatkan badan pada tiang, sehingga orang yang bekerja di suatu
ketinggian dapat bekerja dengan dua tangan
|
C. Penggunaan alat-alat
pertukangan dipilih dan digunakan dengan
benar
Gergaji tangan merupakan salah satu
perkakas tangan yang efisien digunakan dalam memotong atau membelah kayu
dengan ukuran dan jumlah yang kecil
|
|
Pahat merupakan alat besi yang
berbentuk bilah bersegi dengan mata yang tajam dihujungnya. Kegunaan utamanya
adalah bersama tukul/penukul untuk menebuk lubang dan dan mengukir kayu
|
|
· Palu besi adalah palu yang paling sering
dipergunakan karena fungsinya yang paling banyak, terutama untuk fungsi
pemasangan paku, pencabutan paku , pemukulan terhadap suatu benda dan juga
untuk pembongkaran.
· Palu kayu umumnya dipergunakan untuk
konstruksi kayu yang biasanya dipergunakan untuk pemukulan pahat dan juga
pemukulan untuk pemasangan spin kayu.
|
|
Alat ukur dan alat
penandaan yang digunakan pada pengukuran logam juga dapat digunakan
dalam pekerjaan pertukangan kayu ini bahkan untuk pengukuran kayu ini
lebih sederhana dan terbatas tidak memerlukan tingkat ketelitian
yang tinggi
|
|
Alat penandaan (perusut)
yang specific dalam pengerjaan kayu antara
lain digunakan untuk membuat garis sejajar dengan salah satu sisi
dari benda kerja. Bagian dari batangnya dapat digeser sesuai dengan
jarak yang diinginkan
|
|
D. Mengecek kehandalan peralatan
yang digunakan
